KEHIDUPAN DI EKUATOR



...

Perhatikan kehidupan siang di sekitar ekuator Bumi. Fenomena fotosintesa tanaman berlangsung pada siang hari. Rumput hijau memanjang dan menjadi santapan hewan ternak, sayur mayur tumbuh dengan subur dan pepohonan membesar, padi mulai berisi, bunga mekar dsb.

Pendek kata berbagai aktivitas tumbuhan dan hewan, serangga dan bahkan kehidupan laut (ikan dsb) juga tak luput memanfaatkan kesempatan siang hari untuk mengais rezeki dari energi Matahari. Kehangatan planet Bumi memungkinkan air dalam bentuk fluida tersedia dalam jumlah yang sangat besar, lautan tidak beku sehingga air laut lebih leluasa berpindah dan memindahkan sesuatu dari satu tempat ke tempat lainnya.

Kehidupan siang hari di dekat ekuator selalu berjumpa dengan Matahari, berjumpa dengan hangat terpaan sinar Matahari. Kita memperoleh nikmat lebih banyak. Suasana kontras kehidupan kita rasakan setiap hari, siang yang relatif hangat dan terang berganti dengan malam yang gelap dan relatif dingin.

Diantara pergantian itu ada suasana senja segera setelah matahari terbenam. Suasana senja cepat berlalu, kehadirannya relatif singkat dan malampun tiba ketika cahaya senja menghilang. Setelah lewat tengah malam beberapa jam sebelum matahari terbit, cahaya fajar akan hadir remang-remang dan semakin terang sebelum terbit matahari.

Manusia seorang mendapatkan energi berpacu untuk bekerja pada siang hari. Anak anak berangkat bersekolah, pedagang berduyun ke pasar, petani menggarap lahan pertanian, pekerja berangkat ke kantor dsb. Pada malam hari manusia kembali beristirahat, ritme kerjanya dipengaruhi oleh pergantian siang dan malam, manusia perlu beristirahat.[]




© 2016 Iqro - Petualangan Meraih Bintang. All rights reserved , Powered By nanangkristanto.com